Buah apa yang bisa merusak ginjal?

PRFMNEWS - dr Ema Surya Pertiwi menyebutkan 10 jenis makanan yang bisa merusak ginjal dengan cepat.

Selayaknya kita harus selalu memperhatikan makanan maupun minuman yang masuk ke perut untuk menjaga kesehatan ginjal agar tetap sehat.

Berikut 10 makanan yang harus diwaspadai karena bisa merusak ginjal, seperti dikutip dari kanal YouTube dr Ema.

Baca Juga: Punya Perut Buncit Padahal Tidak Gemuk, Bisa Jadi Disebabkan oleh 7 Hal ini, Kata dr. Ema

1. Makanan Tinggi Sodium atau Natrium

Makanan yang tinggi kadar natrium contohnya seperti makanan yang terlalu asin, yaitu keripik, makanan kalengan, makanan olahan, kentang goreng, mie instan, bumbu-bumbu instan, dan masih banyak yang lainnya.

Kelebihan natrium bisa meningkatkan tekanan darah dan juga pengeluaran kalsium pada tubuh yang jika terlalu berlebihan akan mengendap di dalam ginjal dan meningkatkan risiko batu ginjal.

2. Makanan Tinggi Protein

Diet tinggi protein terbukti bagus untuk membantu menurunkan berat badan, menjaga kesehatan jantung dan menstabilkan gua darah.

Ada beberapa jenis makanan yang dianggap sebagai makanan penyebab gagal ginjal. Apa saja makanan yang dimaksud? Simak penjelasan berikut agar Anda lebih cermat dalam memilih makanan untuk dikonsumsi, sehingga terhindar dari risiko gagal ginjal.

Ginjal merupakan salah satu organ utama dalam tubuh manusia. Ginjal memiliki banyak fungsi, di antaranya menyaring darah, membuang limbah atau kotoran sisa metabolisme, mengontrol tekanan darah, serta mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit di dalam darah.

Buah apa yang bisa merusak ginjal?

Saat seseorang mengalami gagal ginjal, fungsi-fungsi ginjal tersebut tidak berjalan normal. Gagal ginjal tidak hanya disebabkan oleh suatu penyakit atau gaya hidup yang tidak sehat. Risiko Anda mengalami gagal ginjal juga akan meningkat, jika Anda sering mengonsumsi makanan penyebab gagal ginjal.

Batasi Konsumsi Makanan Penyebab Gagal Ginjal Ini

Menjaga kesehatan ginjal dapat Anda lakukan dengan membatasi konsumsi berbagai makanan penyebab gagal ginjal berikut ini:

1. Makanan tinggi garam atau natrium

Anda boleh saja mengonsumsi makanan yang mengandung garam (natrium/sodium). Hanya saja, jumlahnya perlu dibatasi, yaitu tidak lebih dari 2000 mg sodium setiap harinya. Batas asupan sodium yang direkomendasikan untuk memelihara kesehatan ginjal tersebut setara dengan 1 hingga 1,5 sendok teh garam per hari.

Ketika Anda mengonsumsi terlalu banyak garam, ginjal perlu bekerja lebih keras untuk membuang natrium. Meningkatnya beban kerja ginjal inilah yang dapat merusak ginjal dan menyebabkan gagal ginjal.

Selain itu, asupan garam atau natrium ini perlu dibatasi karena jika jumlahnya terlalu banyak, bisa menimbulkan tekanan darah tinggi. Jika dibiarkan berkepanjangan, tekanan darah tinggi bisa menyebabkan kerusakan ginjal permanen.

Beberapa makanan tinggi sodium yang perlu dibatasi adalah makanan olahan, seperti sosis, kornet, dan ikan asin. Saat mengonsumsi makanan olahan, perhatikan kandungan natrium yang tertera pada kemasannya. Jika tersedia, sebaiknya pilih makanan yang berlabel rendah garam atau salt free.

2. Makanan yang mengandung terlalu banyak protein

Protein pada dasarnya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, di antaranya memperbaiki jaringan tubuh, menjaga kesehatan tulang, mengontrol tekanan darah, dan meningkatkan massa otot. Namun, jika jumlah yang dikonsumsi melebihi kebutuhan, protein justru berpotensi merusak ginjal.

Saat tubuh mendapat asupan protein dari makanan, protein tersebut akan diolah melalui proses metabolisme. Proses ini akan menghasilkan zat sisa atau limbah yang nantinya akan dibuang dari dalam tubuh oleh ginjal.

Mengonsumsi terlalu banyak makanan berprotein tinggi akan membuat beban kerja ginjal meningkat karena harus membuang lebih banyak zat sisa metabolisme protein. Inilah yang menjadikan salah satu alasan mengapa penderita penyakit ginjal, seperti gagal ginjal, perlu membatasi asupan protein.

Rekomendasi asupan protein harian yang dianjurkan untuk orang dewasa adalah 55–60 gr per hari. Makanan yang mengandung protein tinggi antara lain daging, ikan, kacang-kacangan, telur, serta susu dan olahannya, seperti yoghurt dan keju.

3. Makanan tinggi gula

Mengonsumsi makanan yang mengandung banyak gula dapat menyebabkan kadar gula darah tinggi. Jika kebiasaan ini tidak dihentikan, gula darah yang tinggi lama-kelamaan dapat menyebabkan insulin sulit bekerja. Akibatnya, Anda bisa mengalami diabetes.

Jika sudah mengalami diabetes, terlebih jika kadar gula darah cenderung tidak terkontrol, dapat muncul komplikasi pada ginjal yang disebut nefropati diabetik. Inilah alasan mengapa kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi gula dapat menyebabkan kerusakan ginjal.

Beberapa makanan tinggi gula yang mungkin sering Anda temui adalah kecap manis, permen, cokelat, es krim, dan sereal.

4. Makanan tinggi fosfor

Fosfor sebenarnya dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan tulang. Akan tetapi, jumlah konsumsinya harus diperhatikan, sebab beberapa penelitian menyatakan bahwa mengonsumsi terlalu banyak fosfor dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami penyakit ginjal.

Konsumsi fosfor sebaiknya tidak lebih dari 1000 mg per hari. Jika Anda mengonsumsi fosfor lebih banyak dari itu, bukan hanya penyakit ginjal yang mengintai Anda, tapi juga penyakit jantung dan perlemahan tulang.

Makanan yang perlu dibatasi karena mengandung tinggi fosfor adalah:

  • Dark chocolate
  • Susu serta produk olahannya, seperti keju
  • Ikan laut
  • Daging dan jeroan
  • Sayuran, terutama bayam, kangkung, dan lobak
  • Kacang-kacangan

Hal Lain yang Perlu Dilakukan untuk Mencegah Gagal Ginjal

Selain membatasi konsumsi makanan penyebab gagal ginjal di atas, ada beberapa hal lain yang dapat Anda lakukan agar terhindar dari gagal ginjal, yaitu:

  • Minum banyak air putih, minimal 8 gelas sehari.
  • Hindari merokok dan batasi minuman beralkohol.
  • Konsumsi makanan yang baik untuk ginjal, seperti putih telur, apel, bawang, dan nanas.
  • Lakukan olahraga secara rutin.
  • Hindari kebiasaan menahan pipis.
  • Hindari mengonsumsi obat-obatan, jamu, atau suplemen dalam jangka panjang, apalagi jika di luar anjuran

Anda juga perlu memeriksakan diri secara rutin ke dokter ginjal, jika Anda memiliki risiko untuk terkena gangguan ginjal, misalnya jika Anda menderita hipertensi atau diabetes.

Dengan begitu, dokter dapat menjelaskan upaya apa saja yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan ginjal, sekaligus mendeteksi sejak dini jika ada masalah pada ginjal Anda, sehingga langkah penanganan dapat segera dilakukan.

Makanan penyebab gagal ginjal umumnya dapat menimbulkan gangguan pada ginjal jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan. Oleh karena itu, perhatikan baik-baik jenis dan jumlah makanan yang Anda konsumsi. Bila perlu, konsultasikan dengan dokter mengenai jenis makanan yang harus Anda hindari dan batasi, sesuai kondisi Anda.

Terakhir diperbarui: 2 Februari 2022

Makanan apa yg membuat ginjal rusak?

Makanan yang Merusak Ginjal.
Makanan kaleng. Bagi penderita penyakit ginjal sudah seharusnya menghindari segala jenis makanan kalengan, bahkan orang sehat sekalipun harus membatasinya. ... .
Makanan instan. ... .
3. Roti gandum utuh. ... .
4. Acar zaitun. ... .
Nasi merah. ... .
6. Aneka produk susu..

Buah apa yg bisa membersihkan ginjal?

Makanan untuk membersihkan ginjal.
Anggur. Anggur dan beberapa buah beri mengandung senyawa bermanfaat yang disebut resveratrol. ... .
2. Jus buah. Jus lemon, jeruk, dan melon semuanya mengandung asam sitrat yang dapat membantu mencegah pembentukan batu ginjal dengan mengikat kalsium dalam urine..
3. Rumput laut. ... .
4. Delima. ... .
Kurma..

Konsumsi apa agar ginjal sehat?

Sayur-sayuran, seperti paprika merah, kubis, asparagus, kaya akan kandungan nutrisi baik yang bermanfaat untuk mendukung fungsi ginjal dan mencegah penyakit yang bisa menyerang organ penting tersebut.”

Bagaimana cara untuk menjaga agar ginjal tetap sehat?

Agar Tidak Menyesal, Ini Cara Menjaga Ginjal supaya Tetap Sehat.
Olahraga. ... .
Kendalikan gula dalam darah. ... .
Perhatikan tekanan darah. ... .
4. Jaga berat badan. ... .
Perhatikan pola makan. ... .
6. Minum air yang cukup. ... .
7. Tidur yang cukup. ... .
Jangan sembarangan minum obat..