Pola aliran pada suatu kawah yang pola alirannya seperti ranting pohon yaitu pola aliran sungai

kerugian Filipina berkerjasama dengan Indonesia​

Carilah 10 konsep geografi pada teks tersebut? Samarinda (ANTARA News Kaltim) - Pusat Studi Pembangunan Kalimantan Timur (PSPKT) menyatakan sering ter … jadinya banjir di Kota Samarinda walau hanya dua hingga 3 jam diguyur hujan, disebabkan tiga faktor yakni sistem drainase, hutan kota, dan pertambangan. "Sistem saluran drainase (parit) di Samarinda tidak memadai karena saat ini sudah banyak yang tertutup oleh pembuatan bangunan yang tidak pada tempatnya, sehingga terjadi genangan air dalam jumlah besar yang menyebabkan banjir," tutur Koordinator PSPKT, Helmi Djafar, di Samarinda, Jumat. Untuk itu, dia meminta kepada pemerintah daerah dan tim terkait untuk melakukan berbagai cara guna memperbaiki sistem drainase tersebut, termasuk membuka dan membersihkan saluran yang menghambat perjalanan air. Penyebab banjir kedua, katanya, adalah menipisnya hutan kota yang berada di Samarinda. Saat ini potensi hutan sudah mulai berkurang karena banyak yang digusur menjadi pemukiman dan lainnya, sehingga dapat menjadi dampak buruk bagi masyarakat luas. Sedangkan penyebab banjir ketiga, lanjut dia, adalah banyaknya pertambangan batu bara yang ada di kota itu. Pertambangan yang merupakan penyebab banjir paling utama, perlu dilakukan penanganan secara khusus dari pihak terkait. Djafar menambahkan di zaman penjajahan Belanda, Samarinda sudah dirancang sebagai kota yang bebas banjir, yakni dengan memperhatikan kondisi sungai dan membangun kanal-kanal seperti di Amsterdam, Belanda yang lahan kotanya lebih rendah dari permukaan laut. Tapi sekarang banyak sungai kecil dan kanal di Samarinda yang tidak berfungsi, hal ini terjadi karena adanya pelebaran jalan yang tidak disertai dengan perbaikan drainase. Sebelumnya, dalam kaitan penanganan banjir itu, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengatakan akan membantu mengatasinya, pasalnya Samarinda sudah cukup mengkhawatirkan, hujan hanya beberapa jam saja langsung terjadi banjir di mana-mana. Bentuk bantuan untuk mengatasi banjir antara lain Pemprov Kaltim akan memberikan anggaran sekitar Rp650 miliar, termasuk telah menghubungi Kementerian Perumahan untuk pemindahan permukiman di tepi Sungai Karang Mumus.

Berikan contoh pendekatan geografi - keruangan - kewilayah fine - kelingkungan wib asb to Wils foguls 12

Pasar menjadi kebutuhan penting bagi banyak orang. Untuk memenuhi beragam kebutuhan, kita dapat menjumpai beberapa jenis pasar di lokasi yang berbeda, … misalnya pasar ikan, pasar hewan besar, pasar unggas, dan pasar buah. Pernyataan tersebut dapat dianalisis dengan konsep

5. Angin puting beliung yang terjadi di Indonesia merupakan fenomena alam yang terkait dengan perbedaan tekanan udara dan suhu udara. Prinsip geografi … yang berkenaan dengan fenomena tersebut adalah .... a. prinsip distribusi prinsip interelasi b. c. prinsip deskripsi d. prinsip korologi e. prinsip lokasi 8.​

*JELASKAN* Konsep ekologi keruangan, kompleks dan kewilayahan yang terjadi pada fenomena kebakaran hutan yang terdapat pada bacaan diatas, berikan pen … jelas juga!!​poin 20 nih, tp yg bener ya buat presentasi soalnya makasii❤

klasifikasi wilayah yerdiri atas diferensiasi jenis dan diferensiasi tingkatan,jelaskan pengertian dari kedua nyaa???terima kasih,mohon dijawabb​

buatlah peta konsep kebutuhan manusia dan barangnya mohon bantuannya besok dikumpulkan ​

Sebutkan dan jelaskan 5 contoh perkotaan yang belum maju

Kegiatan Awal Mari Mengamati 1.amatilah gambar berikut ini. 2. buatlah beberapa pertanyaan mengenai gambar tersebut kemudian diakusikanlah pertanyaan … yang anda buat dengan teman belajar. 3.cobalah cari informasi tentang potensi sumber daya kelautan yang ada diindonesia4.buatlah kesimpulan dari hasil diskusi anda 5.tuliskan kesimpulan diskusi tersebut,kemudian kemukakan didepan kelas.​

Kumpulan dari seluruh bagian muka bumi yang airnya jatuh ke dalam sebuah sungai beserta seluruh cabang-cabang sungai yang membentuk suatu system aliran disebut Daerah Aliran Air (DAS). Beberapa buah sungai secara bersama dapat membentuk sebuah pola tertentu di muka bumi. Pola-pola sungai antara lain sebagai berikut.

Pola aliran radial atau menjari, terbagi menjadi dua yaitu :

Radial sentrifugal, adalah pola aliran yang meningalkan pusat seperti kerucut gunung berapi atau dome yang baru mencapai stadium muda dan pola alirannya menuruni lereng-lereng pegunungan.

Radial sentripetal, adalah pola aliran yang menuju ke pusat misalnya pada suatu kawah atau crater, dome dan suatu kaldera dari gunung berapi atau depresi lainnya, yang pola alirannya menuju ke pusat depresi tersebut.

Pola aliran pada suatu kawah yang pola alirannya seperti ranting pohon yaitu pola aliran sungai

Pola aliran pada suatu kawah yang pola alirannya seperti ranting pohon yaitu pola aliran sungai

Pola aliran rectangular adalah pola aliran yang membentuk sudut siku-siku atau mendekati siku-siku. Pola ini terdapat pada daerah yang mempunyai struktur patahan baik yang berupa patahan sesungguhnya atau hanya joint (retakan). Pola ini merupakan pola aliran siku-siku.

Pola aliran pada suatu kawah yang pola alirannya seperti ranting pohon yaitu pola aliran sungai

Pola aliran trellis adalah pola aliran yang berbentuk menyirip daun atau terdapat pada daerah pegunungan lipatan.

Pola aliran trellis adalah pola aliran sungai yang anak-anak sungai bermuara pada sungai induk hamper membentuk sudut siku-siku atau sudut tegak lurus. Pola aliran sungai ini membentuk susunan seperti plesteran batu bata.

Baca Juga :  Lingkungan Sehat

Pola aliran pada suatu kawah yang pola alirannya seperti ranting pohon yaitu pola aliran sungai

Pola aliran dendritik adalah pola aliran yang tidak teratur, mirip cabang atau akar tanaman. Terdapat pada daerah dataran, daerah pantai dan daerah plato.

Pola aliran pada suatu kawah yang pola alirannya seperti ranting pohon yaitu pola aliran sungai

Pola aliran parallel adalah pola aliran sungai yang membentuknya sejajar antara sungai yang satu dengan yang lain. Pola parallel terdapat di daerah perbukitan memanjang dengan lereng yang sangat curam.

Pola aliran pada suatu kawah yang pola alirannya seperti ranting pohon yaitu pola aliran sungai

Pola annular adalah pola aliran sungai yang bentunya melingkar. Pola annular biasanya ditemui di daerah kubah (dome)

Pola aliran pada suatu kawah yang pola alirannya seperti ranting pohon yaitu pola aliran sungai

Jenis Pola Aliran Sungai

Pada dasarnya, ada 7 jenis pola aliran sungai. Pembagian ini didasarkan pada pola yang dibentuk sungai tersebut. Adapun jenis-jenis yang dimaksud sebagai berikut:

  1. Pola aliran sungai dendritik. Merupakan pola aliran yang menyerupai percabangan batang pohon. Percabangannya tidak teratur dan memiliki arah juga sudut yang beragam. Pola ini berkembang di bebatuan yang cenderung homogen dan tidak melalui kontrol struktur. Pla aliran sungai yang satu ini tidaklah teratur dan umumnya dijumpai di wilayah dataran atau wilayah berpantai juga wilayah plato.
  2. Pola aliran paralel merupakan pola yang cenderung sejajar. Ia dijumpai di wilayah perbukitan yang memanjang. Kemiringan lereng pada pola ini cenderung curam dan terjal.
  3. Pola aliran annular. Merupakan pola aliran yang arahnya menyebar secara radial dimulai dari suatu titik yang tinggi dan kemudian berjalan ke arah hilir untuk selanjutnya kemudian menyatu dalam satu aliran.
  4. Pola aliran sungai selanjutnya adalah rectangular. Pola ini dibentuk cabang-cabang sungai yang cenderung berkelok, menyambung dan membentuk sudut-sudut yang tegak lurus dan memiliki liku-liku. Pola aliran yang satu ini umumnya dikendalikan oleh pola kekar atau juga bisa oleh pola potongan yang tegak lurus. Rektangular ini bisa terbentuk di bebatuan keras dengan lapis horizontal dan juga batuan kristalin.
  5. Pola aliran trellis memiliki bentuk yang panjang-panjang. Ia kerap juga disebut dengan nama pola trail pagar. Pola ini sering dijumpai pada sungai yang terletak di bebatuan dengan lupatan dan kemiringan yang kuat. Sungai-sungai besar dengan pola ini umumnya mengikuti singkapat bebatuan yang subsekuen dan juga linak. Cabang sungainya dari arah kanan juga kiri merupakan jenis resekuen atau juga obsekuen.
  6. Pola aliran radial. Biasa juga dikenal dengan nama pola aliran menyebar. Ciri utamanya adalah aliran yang berbeda dalam hal arah. Menyebar ke segala penjuru baik itu ke utara, barat, timur maupun selatan. Pola ini umumnya ada pada wilayah pegunungan dengan bentuk kerucut.
  7. Pola aliran multi-basinal atau yang juga dikenal dengan nama pola aliran sungai memusat. Ciri utama pola yang satu ini adalah alirannya yang terpusat pada suatu lahan tertentu. Pola aliran ini umumnya ada pada wilayah dengan cekungan yang mirip seperti dolina di wilayah krast.

Baca Juga :  Pengertian Aksioma

Struktur dan Manfaat Pola Aliran Sungai

Beberapa pola aliran sungai yang banyak dikendalikan oleh struktur-struktur batuan dasarnya, kekeraan batuan, dan sebagainya. Yaitu :

mirip sebuah gambaran batang pohon dengan cabangcabangnya, mengalir kesemua arah dan akhirnya menyatu diinduk sungai. Terdapat pada daerah dengan struktur batuan yang homogen (granit) atau lapisan sedimen horizontal.

Dibentuk oleh cabang – cabang sungai yang berkelok, berliku-liku, dan menyambung secara membentuk sudutsudut tegak lurus. Banyak dikendalikan oleh pola kekar atau sesar yang juga berpola berpotongan secara tegak lurus. Dapat terbentuk pada batuan kristalin, batuan keras berlapis horizontal.

Berbentuk mirip panjang – panjang atau pola trali pagar. Pola ini merupakan ciri dari sungai yang berada pada batuan yang berlipat dan miring kuat. Sungai – sungai yang lebih besar cenderung mengikuti singkapan dari batuan lunak dan jurus (subsekuen), cabang-cabang sungainya yang masuk dari kiri kanannya adalah berjenis obsekuen atau resekuen. Induk sungai yang memotong arah struktur utama mungkin karena superposisi.

Terjadi dari banyak sungai jenis konsekuen yajng sentrifugal daru suatu puncak, misalnya pegunungan kubah
atau gunung api muda. Cekungan struktur dapat pula membentuk pola aliran radial yang sentripetal ketengah.

Aliran yang terbentuk pada daerah kubah struktural yang telah terkikis dewasa sehingga sungai–sungai besarnya mengalir melingkar mengikuti struktur dan batuan yang lunak. Sungai-sungiai ini jenis subsekuen. Pola aliran annular dengan demikian merupakan variasi dari pola aliran trelis.

Gambar Pola Aliran Sungai

Pola aliran pada suatu kawah yang pola alirannya seperti ranting pohon yaitu pola aliran sungai

Demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai Gambar Pola Aliran Sungai : Macam, Manfaat Beserta Jenisnya, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.